Keluarga yang Melayani Tuhan. November 15, 2015 Belum ada komentar 9388 Views. "Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia." (Kolose 3:23) Dalam rangka Bulan Keluarga, kita mengangkat topik pelayanan kepada Tuhan. Segera akan kita jumpai sebuah kejanggalan, bahwa melayani Ketika kita menerima Kristus sebagai Juruselamat kita, kita juga dipanggil untuk melayani sesama dengan kasih. Hal ini tercermin dalam ayat seperti 1 Petrus 4:10 (Terjemahan Baru), yang menyatakan, "Setiap orang hendaklah memakai karunia yang diterimanya, untuk melayani seorang yang lain, sesuai dengan karunia yang diberikan Allah kepada kita." a. Elisa dipanggil sementara ia bekerja. Dari ayat ini nampak bahwa ketika Elisa dipanggil, ia sementara sibuk bekerja. Pada saat itu tidak sedang menganggur / bermalas-malasan. Menarik untuk diamati dan direnungkan bahwa semua orang yang dipanggil oleh Tuhan untuk melayani Dia adalah orang-orang yang rajin bekerja. Musa. Dalam surat Paulus kepada jemaat Efesus, ia menulis tentang usaha memperlengkapi orang-orang untuk melayani (Efesus 4:11,12). Kata yang digunakan untuk memperlengkapi di sini adalah seperti kata untuk menggambarkan murid-murid Yesus yang sedang memperbaiki jaring mereka saat Yesus memanggil mereka ke dalam pelayanan ( Markus 1:16-20 ). Teks khotbah kita hari ini mengambil tema "Hidup Dalam Kasih Dan Perdamaian". Kita tahu bagaimana Petrus yang mempunyai karakter temperamental, emosional, tetapi pada saat memberikan pengajaran dalam kehidupan gereja waktu itu, sifatnya berubah. Setelah mengalami internalisasi hidup bersama Yesus, memahami apa yang dilakukan Yesus Roma 12:1-21; Yehezkiel 43: 18-27 Dalam pembacaan Alkitab kali ini, Paulus menekankan untuk mempersembahkan tubuh kita sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah. Ini adalah ibadah yang sejati. Dalam terjemahan bahasa inggris, kata "ibadah yang sejati," ditulis " spiritual worship ". Untuk menjaga kebersamaan dalam keluarga maka perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut: 1) Menyembah dan melayani Tuhan bersama-sama di gereja lokal; 2) Berdoa bersama-sama atau mezbah keluarga; 3) Mengatur keuangan bersama-sama; 4) membuat dan menetapkan rencana untuk masa depan bersama-sama; 5) Biasakan makan bersama-sama; 6) Melaksanakan Namanya tercatat abadi di dalam Alkitab sebagai tokoh yang sangat penting terkait dengan karya Allah dalam diri Yesus Kristus. Sampai hari ini mungkin doa-doa kita pun belum dijawab Tuhan, tetapi janganlah kecewa. Tetaplah setia dan semangat melayani Tuhan. Di bulan Desember ini Tuhan mulai berkata kepada setiap kita: jangan takut! DIPILIH OLEH TUHAN UNTUK MELAYANI-NYA. Ps. Debora Henubau. (Ringkasan Khotbah 18 Februari 2018) Pembacaan Alkitab: Efesus 2 : 10. Semua manusia diciptakan oleh Tuhan, namun orang-orang pilihan Tuhan, yang diangkat sebagai anak-Nya diciptakan dalam Kristus Yesus. Artinya kita dilahirkan dalam roh, itulah kelahiran baru. Mungkin ada di antara kita yang berpikir, panggilan Allah itu hanya berlaku untuk para misionaris, pendeta, diakon dan pekerja-pekerja gereja yang sepenuh waktu saja. Namun apa yang dikatakan Tuhan dalam 1 Petrus 2: 9 tersebut di atas, setidaknya memberi kejutan pikiran kita bahwa setiap orang percaya dipanggil untuk melayani. Kalau kita bisa dipanggil untuk melayani itu adalah anugerah Tuhan. Dan panggilan melayani, adalah panggilan melayani Kristus adalah Raja Mulia (Yesaya 9:5; Filipi 2:10-11). Ketika kita dipanggil melayani, mari kita memberi respon yang benar, bahwa panggilan itu istimewa, mulia dan kudus. Sebagian anggota tubuh Kristus dipanggil untuk melayani di tempat yang terkemuka; yang lainnya dipanggil untuk bekerja diam-diam di balik layar. Entah apa yang diminta Allah untuk kita lakukan, mari kita berkeinginan untuk melakukannya dengan melayani satu sama lain melalui kasih, menyadari bahwa pada akhirnya kita melayani Tuhan RWD Kita tidak diciptakan untuk mengisolasi diri kita dari orang-orang percaya yang lain. Karena itu dengan hidup dalam komunitaslah kita bisa menyaksikan bagaimana iman kita bertumbuh lebih dewasa. Untuk lebih memahami tentang pentingnya hidup dalam komunitas yang benar, mari menyimak 25 ayat Alkitab berikut: Hidup Dalam Persatuan. 1. Mazmur 133: 1-3 pelayanan gerejawi masa kini untuk melayani jemaat agar tetap setia dalam imannya sekalipun berhadapan dengan gejolak dan tantangan pada masa kini. Kata kunci : hamba Tuhan, komitmen, Nabi Yesaya Mungkin semua ini dimaksudkan untuk belajar melayani dan sekaligus melatih kerendahan hati / penyangkalan diri. Kesimpulan / penutup. Waktu Elisa dipanggil, ia rela mengorbankan segala-galanya, dan ia pergi melayani Tuhan. Bagaimana dengan saudara? Ingat, jangan 'mengubur talenta' saudara! -AMIN- 2).II Raja-raja 2:1-18 08XbiRH.

khotbah dipanggil dalam kebersamaan untuk melayani